Mau Belajar Fotografi? Yuk Beli Lensa Baru dengan Diskon Bukalapak!

Bagi kamu yang sudah mulai serius dengan hobi fotografi, atau tertarik untuk mulai dalam waktu dekat, pasti sudah mengetahui bahwa fotografer profesional biasanya memiliki lebih dari satu lensa. Kamu mungkin tahu ini karena sudah melakukan riset kecil secara online, memperhatikan fotografer favorit kamu, atau bahkan dari melihat teman atau kerabat kamu yang juga memiliki hobi fotografi. Sebelum kamu membeli lensa tambahan kamu, bandingkan spesifikasinya dan gunakan Diskon Bukalapak untuk mendapatkan harga yang lebih murah dan juga free ongkir!

Membeli sebuah kamera merupakan pembelian yang relatif besar untuk kebanyakan orang, apa lagi menambah lensa untuk melengkapi kamera tersebut. Ya, memang membeli dan mengkoleksi lensa akan tergolong mahal, tetapi kalau kamu memang tertarik dan passionate dalam seni fotografi, membeli lensa tambahan akan menjadi sebuah investasi untuk kamu kedepannya.

Sebelum kamu terburu-buru membeli lensa, coba kenali dulu tipe-tipe lensa yang ada di pasaran; apa fungsinya, apa kelebihannya, merk yang baik dan terpecaya untuk lensa tersebut, dan juga harganya. Setelah kamu mencari tahu semua itu, sebaiknya kamu kembali lagi ke kebutuhan, kemauan, dan kemampuan kamu untuk menentukan lensa yang paling tepat.

Yuk baca terus untuk mengetahui apa saja yang harus dipertimbangkan sebelum kamu membeli lensa baru dan menjadi  fotografer profesional, dan jangan lupa membelinya dengan voucher dan Diskon Bukalapak!

 

1. Ketahui Lensa yang Akan Compatible Dengan Kamera Kamu

Yang paling pertama kamu harus lakukan adalah mencari pilihan lensa yang dapat digunakan dengan kamera yang sudha kamu miliki. Dengan beragamnya merk kamera seperti Nikon, Canon, Sony, Fuji, dan lain-lain, kamu harus memahami bahwa tidak semua lensa akan cocok untuk semua kamera. Bahkan, dalam satu merek kamera pun, seperti Sony, akan ada lensa yang berbeda untuk model kamera yang berbeda juga, seperti lensa e-mount dan a-mount. Hal ini tidak asing, dan diterapkan oleh beberapa merek kamera lainnya, seperti Nikon yang mempunyai FX dan DX, dan Canon dengan EF dan ES-Snya.

Di luar merek kamera, beberapa merek lainnya seperti Sigma juga membuat lensa yang compatible dengan beberapa kamera.

 

2. Tentukan Focal Length yang Ingin Kamu Miliki dan Gunakan

Sebelum kamu membeli lensa baru kamu, pahami bagaimana lensa kamu akan bereaksi dengan body kamera kamu, karena sensor dari body kamera dapat mempengaruhi focal length. Misalnya lensa 50mm digunakan dengan body DLSR, focal length akan tetap pada 50mm. Tetapi, saat lensa tersebut digunakan pada kamera APS-C, lensa tersebut bisa berubah menjadi 75-80mm

Sebelum kamu menentukan pilihan lensa kamu dan membelinya dengan diskon Bukalapak, pastikan kamu membaca buku panduan kamera kamu untuk mengetahui apakah kamera kamu akan merubah focal length lensa kamu.

 

3. Kenali perbedaan dasar dari lensa yang berbeda

Di dunia fotografi, terdapat banyak tipe dan ukuran lensa untuk memenuhi kebutuhan para fotografer. Sebelum kamu memulai membeli lensa baru, kenalilah beberapa tipe lensa yang dasar, seperti berikut ini:

Prime lens adalah lensa yang memiliki satu focal length, seperti lensa 35mm atau 50mm. Meskipun lensa prime dianggap tidak fleksibel dibandingkan dengan zoom lens, kualitas optik dari lensa prime pada umumnya lebih baik karena hanya dioptimalkan pada satu foclalength. Selain itu, prime lens juga biasanya menyediakan apertures yang lebihlebar dari coom lens, yang membuat lensa ini cocok untuk kondisi yang gelap.

Zoom lens menawarkan focal lengths yang berbeda-beda, seperti 24-70mm lens dan 18-55mm lensa. Dengan sebuah zoom lens, kamu bisa dengan mudah mendekati objek foto kamu tanpa merubah posisi kamu.

Macro lens adalah lensa yang dirancang untuk gaya close-up. Lensa ini pada umumnya tergolong juga dalam lensa prime lens, dan bukan zoom, tetapi ada beberapa zoom lens yang memiliki kemampuan makro juga. Lensa makro yang sungguh adalah yang ratio reproduksinya sebesar 1:1, yang berarti bahwa objek foto kamu akan dibaca oleh sensor kamera kamu dalam ukuran yang sesungguhnya.

Manual lens adalah lensa yang harus di fokus secara manual, dan tidak memiliki fitur autofokus. Untuk melakukan ini, biasanya ada bagian dari lensa yang bisa diputar untuk mendapatkan hasil yang terfokus sesuai kemauan fotografer.

Portrait lens adalah lensa yang meiliki mild-telephoto focal length, dan aperture yang cukup lebar. Kombinasi focal length dan aperture akan membuat foto dengan hasil yang shallow depth of field. Lensa ini cocok digunakan untuk foto produk atau foto portrait.

 

 

Selain tipe-tipe lensa yang sudah disebutkan di atas, ada juga beberapa lensa dasar lainnya yang bisa dibeli untuk menambah koleksi dan skill fotografi kamu. Jangan lupa beli lensa baru kamu dengan kode voucher atau diskon Bukalapak, dan komen di bawah apakah lensa favorit kamu saat ini, dan lensa yang ingin kamu beli!

 

Leave a Reply